Pages

Ads 468x60px

Senin, 26 Juli 2010

Trojan Botnet Kini Mengintai Para Pengguna Facebook, Waspadalah!


Anda pengguna Facebook? Berhati-hatilah bila Anda menerima e-mail tipuan yang menyamar atas nama Facebook. Rabu lalu (28/10/09) para peneliti telah mengingatkan untuk waspada bagi pengguna web jejaring sosial seperti Facebook dimana mencoba mencuri password Facebook dan akun lainnya dan secara langsung mengunduh Trojan untuk mencuri data-data penting yang ada termasuk data finansial Anda.

Hati-hati dengan e-mail yang masuk ke inbox Anda. E-mail ini mengarahkan Anda untuk login ke halaman Facebook tiruan dengan motif yang mengatakan Anda diharuskan mengupdate facebook Anda dan meminta Anda untuk login ke sistem tersebut, kata Fred Touchette, salah satu analis sekuritas senior berbicara pada AppRiver.

Halaman tipuan ini menawarkan ‘update tool’ yang mana merupakan sumber Trojan Zeus yang didesain khusus untuk mencuri data pribadi dan finansial dari pengguna Facebook, kata Touchette. Pengguna Facebook yang menginstall aplikasi Facebook di ponsel, juga sangat rentan dengan serangan phising melalui e-mail ini diana pada ponsel ditunjukkan notifikasi dari Facebook berikut ikon yang digunakan juga sama. Ini lebih susah dideteksi.

AppRiver sendiri telah memfilter lebih dari 6 juta e-mail yang mana merupakan notifikasi yang membawa nama Facebook. Sangat banyak sekali ditemui e-mail yang mengandung botnet di dalam e-mail yang difilter tersebut, kata beliau.
Botnet yang disebutkan di sini memang berbeda yaitu Bredolab, e-mail ini merupakan e-mail tipuan yang membawa embel-embel “Facebook Password Reset Confirmation” yang di dalamnya sudah ada trojan-nya. Pada Rabu lalu, disebutkan hampir 730.000 e-mail sudah mengandung Bredolab yang dimaksud.

Untuk melindungi diri dari serangan phising ini, pengguna Facebook diharapkan berhati-hati bila mengklik link yang ada di e-mail dan harus benar-benar memperhatikan e-mail tersebut mengarah ke mana apakah ke halaman website Facebook atau justru halaman phising. Tentunya pihak Facebook sendiri tak memerlukan aksi pengguna menggunakan e-mail untuk mengupdate Facebook-nya, cukup langsung dari servernya langsung.

Nah, jika Anda mendapatkan e-mail yang dimaksud, jangan langsung mengklik link ataupun tombol apapun pada isi e-mail. Adalah lebih baik bila Anda mengecek langsung ke halaman Facebook Anda. (Sumber : www.beritateknologi.com)
read more

Kamis, 20 Mei 2010

Virus 'Pemakan' File Video Beraksi

Sebagian orang pasti sering menyimpan file video di dalam komputer pegangannya. Namun sepertinya sekarang Anda patut untuk lebih waspada. Sebab, ada virus 'pemakan' file video di komputer korbannya hingga tak bersisa.

Menurut analis virus dari Vaksincom, Adang Jauhar Taufik, virus yang terdeteksi dengan nama W32/Agent.QEYJ ini masih cukup 'baik' karena ia hanya menghabiskan file video -- dengan ekstensi mpeg, avi, dat, atau mov -- di komputer yang disusupinya. Sementara untuk format MP3 tidak akan dihapus. "Namun jika Anda berfikir untuk menggunakan program recovery sebaiknya disurutkan saja niat tersebut karena dari hasil pengujian yang dilakukan tools tersebut belum dapat mengembalikan file yang sudah dihapus," tukasnya kepada detikINET, Selasa (11/5/2010).

Rupanya, lanjut Adang, virus ini tidak sekadar menghapus. Tapi lebih dari itu ia akan mengubah isi file tersebut, sehingga walaupun software recovery berhasil mendapatkan file tersebut tetapi file yang Anda dapat adalah file yang sudah terinfeksi atau diubah oleh virus.

"Kalau ada virus yang bisa sampai membuat korbannya berbicara seperti kalimat 'Siapa yang bisa mengembalikan file video yang dihapus, gua jadiin pacar?' Tentulah itu bukan virus W32/Agent.QEYJ karena virus ini tanpa ampun menghancurkan file video di komputer korbannya dengan tuntas," tegasnya. Adang melanjutkan, virus ini dibuat dengan menggunakan program bahasa assembly dengan ukuran file induk sekitar 66 KB. Untuk mengelabui user ia akan menggunakan icon 'Windows Media Player Classic' dengan type file sebagai 'application'.

"Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk mengetahui apakah komputer sudah terinfeksi virus ini. Salah satunya dengan munculnya file shortcut dengan ukuran 2 KB di setiap drive. Aelain itu munculnya file dengan icon 'Windows Media Player Classic' yang disimpan di direktori dimana Anda menyimpan file film/video dengan ukuran file sebesar 66 KB atau 575 KB, tetapi file ini akan disembunyikan," jelas Adang.

Blok Fungsi Windows

Menurut Adang, virus ini tidak terlalu banyak melakukan blok terhadap tools atau software security. Meski demikian, ia akan mengubah beberapa fungsi Windows seperti Windows Firewall atau Folder Options dan beberapa fungsi Windows lainnya dengan membuat beberapa string pada registri.

"Jika diperhatikan, saat ini jarang virus lokal yang akan menyembunyikan file duplikat yang telah dibuat dan tetap diinfeksi virus tetapi justru trik ini sangat menarik dan di luar dugaan karena biasanya user akan beranggapan file yang disembunyikan oleh virus adalah file asli yang tidak terinfeksi virus," kata Adang. Jadi, recovery file dengan bantuan software recovery masih tidak mampu menolong banyak, karena virus ini sudah mengubah isi file tersebut maka file yang berhasil di-recovery pun adalah file-file yang sudah terinfeksi virus.

"Hal lain yang akan dilakukan adalah akan menyembunyikan folder/sub folder di setiap drive termasuk media flash disk, untuk mengelabui user ia akan membuat file shortcut yang akan mempunyai nama file yang sama dengan folder yang disembunyikan tersebut, file ini mempunyai ukuran sekitar 2 KB dan berisi link untuk menjalankan file virus yang ada di direktori 'RECYCLER\.com'," Adang menandaskan.
(Sumber : www.detikinet.com)
read more

Senin, 17 Mei 2010

5 Langkah Mengusir Virus 'Video Seksi' di Facebook

Virus 'Video Seksi' menyebar lewat Facebook dengan mencatut nama Winamp. Jika sudah terlanjur kena, berikut adalah langkah-langkah untuk memulihkan account Facebook yang jadi korban.

Vaksincom melaporkan adanya virus yang menyebar dengan memanfaatkan kelemahan di Facebook. Seperti disampaikan dalam keterangan yang diterima detikINET, Senin (17/5/2010), virus itu bisa mengancam semua pengguna komputer apapun sistem operasinya.

Alfons Tanujaya, analis antivirus Vaksincom, mengimbau agar pengguna jangan sampai menjadi korban. "Cara paling baik melindungi diri anda adalah jangan mengklik link yang diberikan, sekalipun link tersebut tidak mengarahkan pada situs yang aneh," ujarnya.

Namun, jika sudah terlanjut menjadi korban, berikut adalah langkah-langkah yang dibeberkan Alfons untuk mengenyahkan aplikasi tersebut dari account Facebook:

1. Login pada account Facebook anda http://www.facebook.com
2. Pada bagian kanan atas layar klik [Account] lalu pilih [Application Settings] anda akan mendapatkan layar “Application Settings – Recently Used”
3. Arahkan mouse anda pada tanda silang [X] di aplikasi yang bernama “Winamp”
4. Anda akan mendapatkan kotak dialog konfirmasi “Remove Winamp”
5. Klik pada tombol [Remove] dan [Refresh] pada browser anda dan pastikan aplikasi “Winamp” sudah hilang dari Application Settings.
(Sumber : www.detikinet.com)
read more

Jumat, 07 Mei 2010

Tips 7 Langkah Membasmi Virus OjanBlank

Virus lokal OjanBlank cukup mengganggu dan berpotensi membahayakan. Virus ini menyusup dari perangkat eksternal yang terhubung lewat port USB, seperti USB FlashDisk ataupun hardisk portabel.

Saat menginfeksi komputer, virus ini akan melakukan berbagai hal. Termasuk di antaranya adalah memantau apakah komoputer korban terhubung ke internet, mematikan Windows Firewall, serta mengirimkan data-data dari komputer korban ke pembuat virus.

Berikut adalah langkah-langkah membasminya seperti diuraikan oleh analis antivirus dari Vaksincom, Adi Saputra, kepada detikINET, Kamis (18/3/2010):

1. Putuskan koneksi jaringan / internet.

2. Matikan System Restore

* Klik kanan My Computer, pilih Properties.
* Pilih tab System Restore, beri ceklist pilihan Turn off System restore
* Klik Apply, Klik OK.

3. Matikan proses virus (dengan Command Prompt).

* Klik Menu [Start] à [All Programs] à [Accessories] à [Command Prompt]
* Pada Command Prompt, ketik perintah “Tasklist (hal ini untuk melihat proses virus yang aktif yaitu “WinGUI.exe atau junx.exe)
* Setelah mengetahu proses virus yang aktif, matikan proses virus dengan menjalankan/ketik perintah Taskkill sebagai berikut:
o Taskill /f /im WinGUI.exe, atau
o Taskill /f /im junx.exe

4. Repair Registry Windows

Perbaiki Registry Windows yang sudah di modifikasi oleh virus dengan langkah sebagai berikut :
a. Salin script di bawah ini dengan menggunakan notepad :

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile\DefaultIcon,,,""%1" %"

[del]

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Microsoft Word Agents

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Microsoft Office Agents

b. Simpan file dengan nama repair.inf. Gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan.
c. Klik kanan file repair.inf, kemudian pilih install
d. Restart komputer.

5. Hapus file induk serta file duplikat yang dibuat oleh virus OjanBLANK, dimana file tersebut mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

* Ukuran file 224 KB
* Berekstensi exe
* Memiliki icon MS Word
* Type file application.

6. Hapus file trojan dan file pendamping virus, yaitu sebagai berikut :

* C:\WINDOWS\system32\MSWINSCK.OCX
* C:\WINDOWS\system32\ijl11.dll
* C:\WINDOWS\system32\ms.exe
* C:\WINDOWS\system32\b.doc

7. Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik.
(Sumber : www.detikinet.com)
read more

Kamis, 29 April 2010

Waspadai Kiriman Email dari 'Facebook'

Pernahkah kita menerima file asing berbentuk .zip, yang mengatasnamakan Facebook? Jika pernah berhati-hatilah. Bisa jadi itu adalah virus baru bernama Oficla.

Sebenarnya Oficla ini mirip dengan Bredolab atau Pendex di tahun 2009, karena payloadnya memang mirip. Norman antivirus mendeteksinya sebagai W32/Oficla.FA.

Walau varian awalnya sudah terdeteksi oleh program antivirus di akhir tahun 2009, virus ini memiliki kemampuan mengupdate dirinya setiap kali di deteksi oleh program antivirus dan setiap kali menginfeksi ia akan mendownload virus baru ke situs yang telah dipersiapkannya.

Berdasar keterangan Vaksincom yang diterima detikINET, Kamis (29/4/2010) jika menerima virus ini, bukan cuma scam (email bohong) yang diterima, tetapi email mengandung virus yang akan menginstalkan program jahat dengan isi yang direkayasa sedemikian rupa sehingga sangat meyakinkan sehingga pengguna awam Facebook akan langsung menjalankan lampiran tersebut tanpa berpikir dua kali.

Hal ini terjadi karena perkembangan pembuat malware saat ini sudah bukan programmer iseng yang ingin menunjukkan jati dirinya dengan membuat virus, tetapi sudah menjadi kejahatan terorganisir dimana membuat virus dan mengarahkan ke Rogue Antivirus / Fake Antivirus sudah menjadi mata pencaharian bagi sebagian kalangan.

Apa Akibatnya?

Akibat yang ditimbulkan oleh virus ini dapat dibilang sangat merepotkan, bukan hanya password Facebook anda yang dapat hilang, tetapi dengan menjalankan virus ini anda sudah memberikan akses pada semua kredensial (username dan password) di komputer anda, termasuk data kartu kredit dan data keuangan lain yang pernah atau akan anda gunakan untuk transaksi online.

Karena itu, salah satu cara yang terbaik untuk terhindar dari virus ini adalah jangan mudah mempercayai apa yang datang di email karena semuanya bisa dipalsukan. Jangankan pesan, gambar atau background yang bisa dibuat semirip mungkin dengan situs Facebook, pengirim (from) juga dapat dipalsukan seakan-akan dari administrator Facebook.
(Sumber : www.detikinet.com)
read more