Hendricreative.blogspot.com - Ancaman keamanan pada perusahaan tidak bisa dipandang remeh. Tren yang
sedang terjadi adalah serangan hacker yang menyasar data penting
perusahaan semakin canggih metodenya.
"Menghadapi ancaman gigih
dan canggih ini, perusahaan harus berasumsi bahwa mereka diserang.
Perusahaan harus punya deteksi dan kapabilitas untuk meminimalisir
risiko kebocoran data," kata CEO Trend Micro, Eva Chen di Hotel
Sheraton, Taipei.
Lebih lanjut, Trend Micro menenggarai dua tren
penting dalam lanskap sekuriti saat ini. Selain Advanced Persistent
Threat (APT) atau serangan hack dari kelompok tertentu tersebut, juga
terjangan program jahat ke perangkat mobile.
"Tren keamanan
sekuriti adalah ancaman yang menarget data intelektual perusahaan. Di
sektor konsumer adalah popularitas perangkat mobile yang rentan diserang
program jahat," sebut Eva.
Platform Android misalnya, belakangan
ini makin jadi sasaran empuk malware. Trend Micro sendiri yakin dapat
membantu mengantisipasi tren ancaman tersebut dengan produk dan
solusinya.
"Misalnya, solusi kami bisa mengantisipasi kalau ada
ponsel pegawai hilang. Bagaimana membantu menemukan dan menjaga agar
data pentingnya tetap aman," imbuh Eva.
Tren Micro sendiri
menyadari cukup banyak kompetitor yang berkiprah di pasar cloud
security. Namun mereka punya jurus-jurus untuk tetap bersaing.
"Kuncinya
adalah fokus dan inovasi. Mendengarkan konsumen yang menyewa kami untuk
memecahkan masalah mereka. Saya sebenarnya tidak ambil pusing dengan
kompetitor tapi lebih bagaimana untuk melawan hacker jahat," sebutnya.
Sumber: (http://inet.detik.com/read/2012/04/20/160303/1897516/323/awas-serangan-hacker-ke-perusahaan-merajalela?i991102105)
Jumat, 20 April 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 comments:
Posting Komentar